Ampuh! Cara Tangani Anak Tantrum

Ampuh! Cara Tangani Anak Tantrum

Tantrum adalah kondisi di mana anak menunjukkan perilaku ekstrem atau bahkan agresif sebagai respons terhadap rasa frustasi atau kemarahan. Perilaku ini sering ditemui pada anak usia 1 hingga 3 tahun. Umumnya, tantrum cenderung terjadi saat anak memasuki tahun kedua kehidupannya, ketika kemampuan bahasa anak mulai berkembang.

Biasanya, tantrum akan ditunjukkan melalui tanda-tanda seperti menangis keras, berteriak, memukul, melempar barang, mendorong, atau menggigit.

Cara Mengatasi Anak Tantrum

  • Tetap Tenang

Dalam menghadapi anak tantrum, penting bagi orang tua untuk tetap tenang dan mengontrol emosi. Sikap yang tenang akan memberikan contoh kepada anak untuk menenangkan diri. Orang tua sebaiknya tarik napas dalam-dalam, berusaha tenang, dan memikirkan langkah selanjutnya dengan memantau kondisi anak. Jika anak mulai agresif, seperti melempar barang, orang tua dapat menggunakan kata-kata tegas dan netral untuk mengingatkan anak agar tidak melakukannya, dengan menjelaskan konsekuensinya jika melukai orang lain.

  • Bawa Anak ke Tempat Tenang

Jika anak mengalami tantrum di tempat umum, sebaiknya Ibu segera mengajaknya pergi dari keramaian dan mencari tempat yang tenang. Hal ini memberikan kesempatan bagi anak untuk mengungkapkan perasaannya dengan lebih bebas. Tetaplah tenang dan sesekali berikan belaian lembut pada anak sambil menunggu dia menjadi sedikit lebih tenang.

  • Biarkan Anak Meluapkan Emosinya

Menyisihkan sejenak dan memberikan waktu untuk meredakan emosi dapat menjadi strategi efektif ketika menghadapi anak yang sedang tantrum. Dalam beberapa kasus, anak hanya perlu melepaskan emosinya untuk merasa lega. Oleh karena itu, coba berikan kesempatan anak untuk tenang dengan tidak terlibat langsung dalam situasinya. Namun, penting untuk mencatat bahwa tindakan "mengabaikan" hanya boleh dilakukan jika anak berada dalam lingkungan yang aman, di mana tidak ada potensi bahaya atau tindakan yang dapat menyakiti dirinya.

  • Alihkan Perhatian Anak

Anak kecil memiliki sifat mudah melupakan sesuatu dan tertarik pada hal baru, dan Ibu dapat memanfaatkannya untuk mengalihkan perhatian saat anak sedang tantrum. Terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan untuk membantu anak melupakan tantrumnya. Misalnya, mengajak anak ke ruangan lain atau menawarkan mainan kesayangannya. Menyanyikan lagu bersama atau melakukan aktivitas favorit anak juga bisa menjadi pilihan. Ibu juga dapat mengalihkan perhatian anak dengan mengizinkannya memilih sesuatu, sehingga anak merasa memiliki kendali. Sebagai contoh, ketika anak tidak dapat mendapatkan mainan yang diinginkannya di supermarket, Ibu dapat menawarkan es krim atau camilan favoritnya untuk mengalihkan perhatiannya. Ibu dapat mengatakan, "Yuk, kita lihat-lihat eskrim. Nanti kamu boleh memilih sendiri, ya!"

Sumber: https://bebeclub.co.id/artikel/ibu-perlu-tahu/1-tahun/tips-mengatasi-tantrum-si-satu-tahun