Baby Blues Syndrome? Yuk Kenali dan Ketahui 7 Tips Cara Menanganinya
Apakah Moms sedang merasa cemas berlebih, mudah kelelahan, dan emosi yang tidak tentu setelah melahirkan Si Kecil? Jika benar, Moms tidak perlu khawatir, kok, karena kondisi tersebut normal dan hampir dialami oleh sebagian besar wanita pasca melahirkan. Kondisi tersebut adalah Baby Blues, lalu penyebabsnya apa sih? Yuk kenali lebih jauh tentang baby blues dan juga tips mengatasinya bersama Kita Keluarga Indonesia!
Baby blues syndrome merupakan sebuah kondisi ganggual mental atau psikologis yang dialami wanita pasca melahirkan, seperti cemas dan sedih berlebihan, mudah emosi dan lelah, serta ketakutan berlebih tanpa alasan. Moms juga akan mudah terganggu konsentrasi setiap harinya, terutama bagi Moms muda yang baru pertama kali melahirkan.
Berbeda dengan depresi pasca melahirkan, baby blues sendiri biasanya hanya berlangsung selama 14 hari pertama setelah melahirkan. Gejalanya pun sering muncul dan hilang setiap harinya, sehingga Moms tidak selalu merasakannya dalam satu waktu. Meski begitu, baby blues tidak bisa disepelekan dan harus diatasi dengan baik.
Kenali Macam-macam Penyebab Baby Blues
Penyebab dari munculnya baby blues hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa hal yang umum terjadi pada Moms sebelum munculnya baby blues, seperti:
- Perubahan hormon
Perubahan hormon yang cukup drastis akan dialami oleh tubuh setelah melahirkan. Hal tersebutlah yang membuat suasana hati (mood) Moms mudah berubah atau disebut juga mood swing yang berujung pada kelelahan dan perasaan tertekan.
2. Sulit beradaptasi
Perubahan yang muncul tiba-tiba disertai dengan tanggung jawab baru sebagai orang tua untuk Si Kecil, juga menjadi penyebab munculnya baby blues. Moms akan merasakan kesulitan untuk menyesuaikan dengan rutinitas baru, seperti menyiapkan kebutuhan Si Kecil, dan ini dialami sebagian besar wanita yang baru melahirkan.
3. Kurang istirahat
Si Kecil yang kerap menangis sepanjang hari, dari pagi hingga malam, sering membuat Moms kewalahan hingga menyita waktu tidur mereka. Kurangnya waktu istirahat inilah yang membuat Moms merasa gelisah, lelah, dan mudah tersinggung.
4. Riwayat gangguan kesehatan mental
Moms akan cenderung mengalami baby blues jika memiliki riwayat gangguan kesehatan mental, seperti bipolar, depresi, dan gangguan kecemasan.
Gejala Munculnya Sindrom Baby Blues
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, baby blues muncul pada minggu pertama hingga kedua pasca melahirkan. Tidak ada indikasi konkrit mengenai jangka waktu dan frekuensi munculnya, namun bisa diketahui melalui gejala berikut:
- Moms mudah sekali menangis tanpa alasan yang tentu.
- Suasana hati (mood) cepat berubah dan dalam jangka waktu yang pendek.
- Moms cepat tersinggung dan emosi karena hal-hal sepele disekitarnya.
- Merasakan kecemasan dan khawatir berlebih mengenai kondisi Si Kecil.
- Insomnia dan hilangnya konsentrasi yang mengakibatkan susahnya mengambil keputusan.
- Nafsu makan yang menurun secara cepat.
Gejala-gejala yang muncul tersebut merupakan gejala yang umum, perlu digaris bawahi bahwa setiap Moms pasti memiliki pengalaman yang berbeda, ya.
7 Tips Ampuh Mengatasi Baby Blues
Meskipun terlihat sepele, sindrom baby blues sama sekali tidak boleh dibiarkan karena menyangkut keselamatan Moms dan Si Kecil. Oleh karena itu, Moms harus menemukan berbagai cara untuk mengatasinya, seperti:
- Istirahat yang cukup
Mengurus Si Kecil yang jam tidurnya tidak teratur tentu saja sebuah kewajiban setiap orang tua. Namun, Moms juga lebih memperlukan istirahat yang cukup karena energi yang banyak terbuang selama proses persalinan.
Istirahat yang cukup ini adalah kunci mengatasi sindrom baby blues. Tapi, bagaimana dengan Si Kecil? Moms tidak perlu bingung, ketika Si Kecil sedang tidur, itulah waktu yang tepat untuk beristirahat juga.
2. Support system yang selalu ada untuk Moms dan Si Kecil
Menjadi Super-Mom memang luar biasa, dengan mengurusi semua kebutuhan Si Kecil seorang diri. Namun, hal itu sama sekali tidak disarankan karena akan menimbulkan kelelahan berlebih. Dengan itu, tidak ada salahnya loh Moms untuk meminta bantuan kepada Dads atau anggota keluarga lainnya.
Untuk memudahkan mengatur kegiatan keseharian, Moms bisa mengunjungi fitur To-Do List dari Kita Keluarga Indonesia. Terdapat banyak informasi yang pastinya akan sangat membantu Moms dan juga Si Kecil.
3. Konsumsi makanan favorit!
Asupan makanan yang bergizi sangatlah penting, terlebih untuk membantu Moms dalam memenuhi kebutuhan gizi dan memulihkan diri pasca melahirkan. Selain itu, makanan yang penuh gizi juga akan membantu Moms dalam produksi ASI.
Maka dari itu, Moms dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang penuh gizi dan tentunya yang paling disukai agar lebih lezat. Makanan tersebut bisa berupa ikan dan makanan laut, daging merah, makanan berserat seperti kentang dan ubi, kacang-kacangan, dan juga sayur dan buah-buahan.
4. Healing bersama Si Kecil
Mengurus Si Kecil tentu saja akan menguras banyak tenaga, baik fisik maupun emosional. Stres dan cemas tidak bisa dihindari, jika Moms mengalami hal seperti itu maka dianjurkan untuk menenangkan diri.
Moms bisa melakukannya dengan menggendong Si Kecil dan berjemur bersama sembari mengatur nafas. Hirup nafas dalam-dalam lalu keluarkan perlahan. Moms juga bisa berjalan-jalan di sekitar rumah bersama Si Kecil sambil menikmati udara segar.
5. Olahraga ringan yang rutin
Ketika rasa cemas berlebihan dan juga emosi yang tidak stabil menyerang, Moms tidak perlu bingung untuk mengatasinya. Salah satunya bisa juga dengan melakukan olahraga ringan dengan durasi waktu yang cukup singkat. Hal ini akan berdampak besar pada kesehatan mental dan psikis Moms.
6. Me time!
Selain melakukan kegiatan-kegiatan sebelumnya untuk mengatasi stres, Moms juga bisa melakukan kegiatan favorit sendiri loh. Seperti membaca buku, melukis, atau hanya sekedar mendengarkan lagu-lagu favorit.
7. Konsultasi dengan psikolog
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, masa-masa mengurus Si Kecil memang cukup menguras energi baik psikis maupun emosional. Maka dari itu, Moms dianjurkan juga untuk berkonsultasi dengan profesional, seperti ke psikolog.
Moms tidak perlu ragu untuk melakukan hal ini. Justru ketika cara-cara sebelumnya tidak membantu mengatasi baby blues, sangat dianjurkan untuk mengunjungi psikolog.
Fitur Doctor's Tips juga akan siap membantu Moms selama proses membesarkan Si Kecil, mulai dari nutrisi Si Kecil, menyusui, hingga tumbuh kembang Si Kecil.
Semoga informasi di atas membantu ya, Moms!
Sumber:



