Begini Cara Mengetahui Waktu Subur Setelah Menstruasi

Begini Cara Mengetahui Waktu Subur Setelah Menstruasi

Kalau kamu dan pasangan berencana untuk memiliki anak, mengetahui waktu suburmu menjadi hal yang penting, nih. Ini karena hubungan seksual di masa subur bisa memperbesar kemungkinanmu untuk hamil. Lalu gimana ya cara mengetahui kapan masa suburmu? Simak artikel ini hingga selesai ya!

Kapan Masa Subur Terjadi?

Masa subur adalah periode dimana sel telur yang sudah matang dilepaskan dari ovarium untuk kemudian dibuahi sperma. Pada waktu ini, kesempatan untuk hamil akan lebih tinggi jika sperma telah berada dalam tuba falopi selama masa subur.

Masa subur perempuan tergantung pada siklus menstruasi yang dimiliki, yang mana setiap perempuan mempunyai siklus menstruasi yang berbeda-beda. Adapun siklus menstruasi yaitu rentang dari hari pertama menstruasi sampai hari pertama pada menstruasi berikutnya.

Cara Menghitung Waktu Subur

Untuk menghitung masa suburmu, kamu perlu mengetahui hari pertama haid terakhir (HPHT) dan rata-rata siklus menstruasimu. Biasanya rata-rata siklus menstruasi teratur yaitu 28 hari.

Meski begitu, waktu terjadinya ovulasi bisa tidak terprediksi. Artinya, masa subur juga belum tentu terjadi pada hari ke-14 setelah HPHT tiap bulannya.

Untuk menghitung waktu suburmu, coba catat tanggal menstruasimu untuk mengetahui siklus menstruasimu. Tandai hari pertama Anda menstruasi di kalender dan lamanya menstruasi, misalnya 6 hari.

Setelah itu, coba cari tahu siklus terpendek dan terpanjang. Perhitungan masa suburmu yaitu:

  • Cari tahu siklus menstruasi terpendek, kurangi angka tersebut dengan 18.  Misalnya, siklus terpendek kamu selama 6 bulan adalah 24 hari. Maka: 24-18= 6 hari. Jadi, hari pertama masa subur kamu adalah di hari ke-6 setelah menstruasi
  • Cari tahu siklus menstruasi terpanjangmu lalu kurangi dengan angka 11. Misalnya, siklus terpanjangmu adalah 32 hari. Maka: 32-11=21. Oleh karena itu, hari terakhir masa suburmu adalah hari ke-21 semenjak dimulainya menstruasi.

Tanda-Tanda Masa Subur

Selain dari menghitung waktu perkiraan masa subur, kamu juga bisa memperkirakan waktu suburmu dengan mengenali tanda-tanda kamu berada di masa subur. Adapun tanda-tandanya yaitu:

  • Meningkatnya Suhu Basal Tubuh

Suhu basal tubuh adalah suhu tubuh saat kamu bangun di pagi hari. Normalnya, suhu basal tubuh adalah 35,5–36,6 derajat celsius. Tapi suhu basal ini akan meningkat ketika kamu sedang dalam masa ovulasi.

  • Payudara Terasa Nyeri

Fluktuasi hormon khususnya di masa subur membuat payudara dan puting terasa sakit bagi beberapa perempuan.

  • Tampak Lendir Serviks

Selama siklus menstruasi wanita, jenis dan jumlah lendir serviks (cervical mucus) dapat berubah. Lendir ini merupakan sekresi yang dibuat oleh kelenjar di leher rahim. Pada masa subur, lendir serviks akan berwarna bening, licin, dan elastis, seperti putih telur mentah. Namun, cairan yang dihasilkan juga dapat lengket, putih, atau bahkan keruh. Lendir ini berguna untuk membantu sperma agar dapat mencapai sel telur.

  • Merasa Bergairah

Ketika sedang dalam masa subur, kamu akan merasa lebih bergairah untuk berhubungan seksual.

  • Nyeri di bagian bawah perut

Salah satu tanda menstruasi lainnya yaitu nyeri di bagian bawah perut yang terasa seperti kram.

Referensi

OASH US Department of Health and Human Services. (2021). Trying to conceive. Retrieved from https://www.womenshealth.gov/pregnancy/you-get-pregnant/trying-conceive

What To Expect. (2023). 8 Ovulation Symptoms to Detect Your Most Fertile Days. Retrieved from https://www.whattoexpect.com/getting-pregnant/fertility/five-ways-to-tell-you-are-ovulating