Cara Menyusuimu Sudah Benar Belum? Yuk Belajar Teknik Menyusui Yang Benar!

Cara Menyusuimu Sudah Benar Belum? Yuk Belajar Teknik Menyusui Yang Benar!

Menyusui adalah proses yang alamiah, dimana semua Ibu akan bisa menyusui dengan sendirinya. Meski begitu ternyata ada beberapa teknik dan hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keberhasilan menyusui Si Kecil, lho.

Posisi menyusui dan perlekatan yang benar saat menyusui agar memengaruhi volume ASI yang keluar dan respon bayi ketika menyusui. Teknik menyusui yang salah bisa jadi berdampak pada pertumbuhan Si Kecil, Moms. Selain itu, menyusui yang benar juga dapat memengaruhi stimulasi ASI, kalau Si Kecil tidak menghisap ASI dengan baik, maka produksi ASI selanjutnya jadi kurang optimal.

Keberhasilan menyusui dan kecukupan ASI ini bisa dilihat dari:

  • Respon Si Kecil setelah disusui
  • Frekuensi buang air kecil dan buang air besar
  • Berat badan Si Kecil

Bagaimana cara menyusui yang benar?

Sebelum menyusui, jangan lupa untuk cuci tangan terlebih dahulu atau pastikan tangan Moms bersih ya. Tangan yang kotor bisa membuat payudara Moms gatal-gatal, iritasi, atau bayi menelan sesuatu yang menyebabkan sakit.

Adapun yang perlu diperhatikan saat menyusui yaitu:

1). Posisi Menyusui

Sebetulnya ada beberapa posisi menyusui yang aman untuk menyusui Si Kecil, misalnya sambil berdiri dan menggendong Si Kecil, bersandar di sofa atau kasur, atau sambil tidur menyamping.

Hal yang penting dan perlu diperhatikan yaitu posisi kepala Si Kecil harus lebih tinggi dibandingkan tubuhnya ya. Ini supaya Si Kecil lebih mudah menelan. Selain itu, dagu menempel ke payudara agar hidung Si Kecil tidak tertutup ya, Moms.

2). Posisi Pelekatan

Posisi pelekatan yang benar saat menyusui yaitu mulut bayi tidak hanya menempel pada puting, tetapi juga pada areola (bagian berwarna gelap di sekitar puting). Saat menyusui, Moms perlu memasukkan sebagian besar aerola bagian bawah ke mulut Si Kecil ya.

3). Posisi Bayi

Moms bisa merangsang Si Kecil untuk menyusu dengan puting dan areola, sehingga bibir dan mulu Si Kecil akan membuka lebar. Kemudian dekatkan kepala Si Kecil ke payudara dan puting, juga masukkan areola ke dalam mulut bayi ya. Cek apakah pelekatan sudah benar.

Waktu dan Durasi Menyusui

Lalu kapan Moms tau kapan Si Kecil perlu disusui? Kalau Si Kecil ingin menyusui, biasanya ia menunjukkan perilaku seperti:

  • mengecapkan bibirnya,
  • menangis atau rewel,
  • melakukan gerakan rooting reflex atau gerakan refleks membuka mulut ketika pipinya disentuh
  • membuka dan menutup mulutnya berkali-kali
  • mengarahkan kepalanya ke payudara Moms

Durasi menyusui bisa mulai dari 5 menit hingga 1 jam, tergantung kebutuhan Si Kecil ya. Bagi bayi yang baru lahir, biasanya bayi perlu disusui setiap 2–3 jam dengan dengan waktu menyusu 10–15 menit setiap sesinya, tetapi juga bisa lebih lama.

Untuk mendukung keberhasilan menyusui, Moms juga bisa melengkapi keperluan menyusui. Moms bisa memilih perlengkapan menyusui lewat Kita Shop untuk mendapatkan promo menarik dan pilihan yang beragam lho.

Referensi

Kementerian Kesehatan RI (2022). Teknik Menyusu yang Benar. Retrieved from https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1321/teknik-menyusu-yang-benar

Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2013). Posisi dan Perlekatan Menyusui dan Menyusu yang Benar. Retrieved from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/posisi-dan-perlekatan-menyusui-dan-menyusu-yang-benar

What To Expect. (2022). Breastfeeding Position. Retrieved from https://www.whattoexpect.com/first-year/breastfeeding/positions/