Ini Tanda-Tanda Melahirkan Yang Harus Moms Tahu!
Kalau Moms pertama kali hamil, mungkin Moms bertanya-tanya ya bagaimana kita tahu kalau kita akan melahirkan dalam waktu dekat. Moms juga mungkin ingin tahu apakah keluhan tertentu merupakan tanda-tanda akan persalinan yang sebenarnya atau hanya alarm palsu. Tidak perlu khawatir Moms, Kita akan jelaskan lewat artikel ini untuk menjawab kebingungan tersebut!
Rata-rata ibu hamil mengandung hingga 280 hari atau 40 minggu. Meski Moms sudah tau Hari Perkiraan Lahir (HPL), tidak bisa dipastikan kapan tepatnya Moms akan melahirkan. Berdasarkan Asosiasi Dokter Kandungan Amerika (ACOG), mayoritas perempuan melahirkan di antara minggu ke-38 hingga minggu ke-41 kehamilan. Hal ini penting untuk diketahui agar meningkatkan kewaspadaan terkait prediksi waktu persalinan.
Menjelang persalinan, Moms mungkin mengalami beberapa kali kontraksi palsu. Hal ini punya tujuan khusus lho, yaitu sebagai “latihan” sebelum kontraksi persalinan nanti. Selain itu beberapa tanda bahwa Moms akan melahirkan dalam waktu dekat adalah sebagai berikut.
1). Posisi bayi turun ke panggul
Salah satu tanda persalinan adalah janin yang turun ke area panggul, Moms mungkin merasa bahwa Si Kecil mulai “merosot” ke bagian bawah. Janin yang turun ke bawah perut ini membuat Moms bisa bernafas lebih lepas karena janin menjauhi paru-paru.
2). Kehilangan sumbat lendir
Sumbat lendir atau mucus plug adalah lubang yang menutup rahim yang berguna mencegah sesuatu dari luar masuk ke dalam. Sumbat lendir ini terbentuk selama kehamilan.
Saat mendekati persalinan, leher rahim atau serviks berdilatasi (membuka dan melebar), sehingga sumbat lendir ini terdorong ke dalam vagina. Oleh karena itu, Moms mungkin mengamati ada keputihan atau cairan berwarna merah muda.
3). Kontraksi lebih intens dan sering
Tanda kontraksi yang asli yaitu kontraksi tidak hilang meski berganti posisi. Selain itu, kontraksi menjadi lebih teratur dan lebih sering. Kontraksi semakin kuat sebagai upaya mendorong Si Kecil keluar dari rahim.
Nyeri kontraksi juga semakin intens dan mungkin membuat Moms sampai tidak bisa bergerak atau berjalan. Nyeri kontraksi juga biasanya disertai dengan sakit perut, kram, atau diare.
4). Nyeri punggung
Nyeri punggung dan sakit perut seperti kram saat menstruasi juga biasanya muncul beriringan dengan kontraksi. Nyeri ini biasanya semakin intens dan muncul beberapa jam hingga beberapa hari sebelum melahirkan.
5). Air ketuban pecah
Tanda terakhir bahwa Moms akan melahirkan yaitu pecahnya air ketuban. Ciri-ciri ketuban pecah yang normal adalah cairan yang dikeluarkan tidak berbau, berwarna bening, atau dapat bercampur sedikit darah.
Kalau Moms mengalami air ketuban pecah, segera ambil pembalut dan gunakan untuk membersihkan rembesan air ketuban ini ya. Selain itu, pembalut juga diperlukan untuk mengecek warna dan jumlah air ketuban yang keluar.
Kapan Perlu Menghubungi Dokter?
Kalau Moms mengalami tanda-tanda persalinan di atas, segera ke rumah sakit dan menghubungi dokter ya Moms. Apalagi jika Moms sudah mengalami air ketuban pecah yang merupakan tanda persalinan akan segera dimulai.
Di trimester ketiga biasanya dokter akan menyarankan apa yang perlu Moms lakukan menjelang kelahiran. Jika Moms mengalami kontraksi yang teratur dan semakin intens biasanya dokter akan meminta Moms untuk menghubungi dokter jika kontraksi muncul lebih dari 5 menit selama satu jam terakhir.
Kalau Moms merasa akan melahirkan tetapi tidak yakin, Moms bisa menelpon rumah sakit, bidan, atau bahkan dokter kandungan ya, Moms. Biasanya dokter akan menjelaskan apa yang terjadi dan yang perlu Moms lakukan pada saat mengalami kondisi-kondisi tertentu.
Referensi
https://www.acog.org/womens-health/faqs/how-to-tell-when-labor-begins
https://www.halodoc.com/artikel/kenali-tanda-tanda-ibu-hamil-akan-melahirkan