Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari Selama Menyusui
Saat menyusui, Moms juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisi lho. Selain menjaga agar menjaga agar tubuh tetap sehat dan fit untuk merawat Si Kecil, asupan yang Moms konsumsi juga bisa memengaruhi kualitas ASI, lho. Artinya, makanan yang Moms konsumsi secara tidak langsung memengaruhi gizi dan tumbuh kembang Si Kecil.
Kebutuhan dan Kadar Nutrisi Ibu Menyusui
Ibu menyusui membutuhkan 330-400 kilokalori lebih banyak daripada wanita yang tidak menyusui. Adapun kebutuhan kalori harian Ibu menyusui yaitu sekitar 2,000 hingga 2,800 kilokalori (kcal). Angka kebutuhan kalori ini bisa berbeda pada tiap ibu karena menyesuaikan beberapa faktor yaitu:
- Usia
- Indeks Massa Tubuh (IMT atau BMI)
- Tingkat aktivitas sehari-hari
- Apakah menyusui eksklusif (ASI eksklusif) atau juga dengan susu formal
Selain dari jumlah kalori yang meningkat, selama menyusui kebutuhan nutrisi lainnya yang meningkat yaitu kebutuhan kolin dan yodium. The Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan untuk ibu menyusui untuk mengonsumsi 290 mcg of yodium and 550mg kolin pada satu tahun pertama setelah melahirkan.
Moms bisa memenuhi kebutuhan yodium dari mengonsumsi makanan yang mengandung garam beryodium, produk olahan susu seperti yogurt, susu, atau keju, atau telur. Untuk memenuhi kebutuhan kolin, Moms bisa mengonsumsi makanan seperti telur, daging, kacang-kacangan, brokoli, yogurt, jamur, bayam, dan beras coklat.
Moms juga bisa mengonsumsi makanan yang kaya akan protein untuk meningkatkan produksi ASI. Beberapa makanan yang direkomendasikan yaitu produk olahan susu, kacang-kacangan, biji-bijian, daging tanpa lemak, atau telur.
Memenuhi kebutuhan nutrisi ini bisa dengan mengonsumsi beragam makanan, sehingga bisa memengaruhi rasa dari ASI Moms. Dengan begitu, Si Kecil juga jadi akan terpapar dengan beragam rasa makanan, yang mana ini akan membuatnya lebih familiar dengan beragam rasa. Hal ini juga bisa memudahkan Si Kecil proses MPASI nantinya, Moms.
Hindari Konsumsi Ini
Selain mengonsumsi makanan makanan tertentu, ada beberapa kandungan dan makanan yang sebaiknya dihindari bahkan dibatasi selama Moms menyusui Si Kecil.
1). Seafood
Meskipun seafood mengandung banyak protein, tapi sebaiknya batasi konsumsinya selama menyusui Si Kecil ya Moms. Hal ini karena beberapa ikan mungkin mengandung merkuri yang bisa ditransfer dari Moms ke Si Kecil lewat ASI. Ini bisa memengaruhi tumbuh kembang otak dan sistem saraf Si Kecil nih, Moms.
2). Kafein
Konsumsi kafein berlebihan juga tidak dianjurkan selama masa menyusui. Moms dianjurkan untuk membatasi asupan kafein yaitu tidak melebihi 200 mg kafein atau setara 2 cangkir kopi dalam sehari. Hal ini karena Si Kecil masih sensitif terhadap efek samping dari kafein ya Moms.
3). Alkohol
Ketika Moms mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol, ini juga akan terserap ke dalam ASI dan bisa ikut diminum oleh Si Kecil. Kalau Moms mau minum alkohol sesekali, coba tunggu minimal 2 jam setelah minum sekali sebelum menyusui. Alkohol akan keluar dari aliran darah setelah 2 jam, sehingga Moms tidak perlu membuang ASI setelah minum alkohol.
4). Rokok
Batasi juga merokok saat Moms menyusui Si Kecil ya. Merokok dapat mengurangi kuantitas ASI yang diproduksi. Selain itu, merokok di sekitar bayi bisa meningkatkan risiko Si Kecil untuk mengalami beberapa penyakit, seperti asma, pneumonia, bronkitis, dan infeksi telinga.
Referensi
Center for Disease Control and Prevention US. (2022). Maternal Diet. Retrieved from https://www.cdc.gov/breastfeeding/breastfeeding-special-circumstances/diet-and-micronutrients/maternal-diet.html
The American College of Obstetrician and Ginecologyst. (2019). Breastfeeding Your Baby. Retrieved from https://www.acog.org/womens-health/faqs/breastfeeding-your-baby