Payudara Bengkak Saat Menyusui, Ketahui Lebih Lengkapnya Yuk

Payudara Bengkak Saat Menyusui, Ketahui Lebih Lengkapnya Yuk

Pembengkakan payudara atau breast engorgement adalah kondisi di mana terjadi penumpukan air susu dan peningkatan aliran darah di payudara, menyebabkan pembengkakan, ketidaknyamanan, dan gejala lainnya. Kondisi ini umumnya terjadi setelah melahirkan dan saat minggu pertama menyusui, ketika produksi susu sedang dalam tahap penuh. Breast engorgement dapat terjadi kapan saja selama periode menyusui dan bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

Pembengkakan payudara dapat membuat proses menyusui menjadi sulit karena bayi mengalami kesulitan dalam menyusu. Hal ini juga dapat menyebabkan peradangan dan sumbatan aliran susu jika bayi kesulitan dalam melekat pada puting ibu.

Penyebab Pembengkakan Payudara

Breast engorgement umumnya terjadi ketika ada penumpukan ASI yang tidak sepenuhnya keluar dari payudara. Kondisi ini normal terjadi selama 1-2 minggu pertama setelah melahirkan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan aliran darah dan perubahan hormon yang mempengaruhi produksi ASI di payudara, yang menyebabkan pembengkakan payudara.

Breast engorgement biasanya terjadi ketika bayi tidak sering menyusu dengan cukup frekuensi. Selain itu, kondisi ini juga dapat terjadi jika bayi mengalami perubahan jadwal menyusui, seperti saat sakit, tidur terlalu lama, atau mulai mengonsumsi makanan padat. Menyusui dengan jumlah yang kurang juga dapat menyebabkan breast engorgement.

Gejala Pembengkakan Payudara

  • Payudara membengkak dan teraba keras.
  • Kulit payudara tampak mengilap karena payudara yang meregang
  • Payudara terasa penuh dan bisa teraba hangat.
  • Bisa timbul nyeri karena kulit payudara yang tertarik dan efek penekanan pada jaringan sekitar.
  • Puting payudara mendatar dan keras.
  • Kelelahan.

Cara Mengatasinya

Sebelum menyusui, disarankan untuk memberikan kompres hangat pada payudara atau mandi dengan air hangat untuk melembutkan payudara sehingga ASI dapat lebih mudah keluar. Penting untuk tidak terlalu lama dalam menggunakan kompres hangat karena panas berlebih dapat memperburuk pembengkakan.

Setelah menyusui, kompres dingin dapat digunakan selama 10 menit untuk meredakan pembengkakan dan mengurangi ketidaknyamanan pada payudara yang terasa keras.

Memilih bra dengan ukuran yang pas juga dianjurkan untuk mencegah gerakan berlebihan pada payudara.

Sebelum menyusui, memerah sedikit ASI dari puting payudara dapat membantu melunakkan payudara sehingga bayi dapat lebih mudah melekat untuk menyusu.

Selama bayi menyusui, pijat payudara ke arah bawah dapat membantu keluarnya ASI dengan lebih efektif.

Sumber: https://www.ai-care.id/healthpedia-penyakit/breast-engorgement