Penyebab ASI Bekurang, Harus Apa Ya?
Pada masa menyusui, ada beberapa masalah yang akan membuat Ibu khawatir. Salah satunya adalah jumlah ASI yang sedikit. Selain kurangnya ASI, ada beberapa masalah lain tentang hal menyusui seperti posisi bayi yang sulit ketika disusui,nyeri di dada, kurangnya ASI. Mari simak penyebab asi berkurang dan cara mengatasinya!
Penyebab ASI Berkurang
Berbagai faktor dapat menyebabkan suplai ASI yang kurang selama menyusui. Terkadang bila Ibu menjalani operasi payudara sebelumnya juga dapat memengaruhi produksi ASI. Inilah beberapa penyebab ASI berkurang dan solusinya:
Stress dan Kelelahan
Setelah melahirkan, naluri Ibu untuk merawat bayi akan datang sendiri. Namun, sebagian besar Ibu akan mengalami stress disebabkan oleh kurangnya tidur dan kelelahan. Sebaiknya, Ibu jangan terlalu stres dan kelelahan.
Konsumsi Obat dan Kontrasepsi
Beberapa obat alergi dan flu mengandung pseudoephedrine, bisa menurunkan produksi ASI. Ada baiknya untuk berhenti mengonsumsi obat tertentu dan kontrasepsi selama menyusui.
Pemberian Susu Formula
Bila susu formula diberikan secara terus-menerus dengan jumlah yang banyak akan menyebabkan berkurangnya intensitas menyusui. Ini menyebabkan rangsangan produksi ASI dari payudara turun. Adaptasi dot dan puting juga akan lebih sulit untuk Si kecil karena sudah terbiasa dengan dot.
Kurangnya Intensitas Menyusui
Dilansir dari American Pregnancy, tubuh Ibu mendapat sinyal untuk membuat lebih banyak ASI saat payudara kosong, jadi menyusuilah sesering yang diinginkan bayi. Ibu yang sering menyusui bayi akan semakin banyak ASI yang diproduksi. Bila jarang menyusui atau membatasi waktu maka akan mengakibatkan payudara yang kurang aktif memproduksi ASI.
Pelekat Yang Tidak Tepat
Pelekatan puting pada mulut bayi yang tidak sesuai ketika menyusui menyebabkan berkurangnya rangsangan untuk memproduksi ASI. Pelekatan yang tidak sesuai pada bayi mempunyai berbagai alasan seperti terbiasa dengan dot atau masalah dengan lidah bayi atau biasa disebut dengan tongue tie.
Beberapa ciri produksi ASI yang sedikit
- Bayi terlihat mengantuk atau lesu
- Intensitas menyusui dengan waktu yang singkat
- Susah memiliki berat badan yang normal
- Bayi jarang buang air besar
Cara mengatasinya nih Moms!
Hindari Memberikan Susu Formula
Sebaiknya, ibu tidak memberikan susu formula selama 6 bulan pertama. Jika ibu mengkhawatirkan nutrisi bayi, konsultasi dulu dengan dokter sebelum memberikan formula.
Selalu Terapkan Hidup Sehat
Selama menyusui, Ibu disarankan untuk menghindari merokok dan minum alkohol sebab dapat menurunkan produksi ASI. Lebih baik, ibu minum air putih yang banyak dan konsumsi makanan yang sehat supaya asupan nutrisi dan produksi ASI tercukupi.
Sering Berikan ASI
Tahukah Moms, bahwa isapan dari mulut Si kecil ketika sedang menyusui sangat mempengaruhi rangsangan produksi ASI di hari berikutnya. Maka dari itu, sebaiknya memberikan asi sesering mungkin. Bila ibu tetap memberikan susu formula untuk nutrisi tambahan bayi, tetaplah memompa ASI sesering mungkin supaya muncul stimulasi untuk produksi ASI.
Perhatikan Posisi Menyusui
Hal pertama kali untuk mengatasi produksi ASI yaitu dengan memeriksa mulut Si kecil. Periksakan mulut dan puting ibu, apakah sudah sempurna melekat pada payudara atau belum. Selain itu, cobalah selalu menyusui dalam keadaan yang nyaman untuk bayi dan ibu.