Persiapan Persalinan: Segala yang Perlu Diketahui dan Disiapkan

Persiapan Persalinan: Segala yang Perlu Diketahui dan Disiapkan

Moms mungkin bingung dan kewalahan ya bagaimana cara menyiapkan persalinan nantinya. Apa saja yang perlu disiapkan? Harus mulai dari mana? Harus tanya siapa?

Jangan khawatir Moms, Kita sudah merangkumnya untuk Moms supaya tidak bingung.

Sebelum mulai menyiapkan segala perlengkapan dan kebutuhan persalinan, ada beberapa hal yang perlu Moms ketahui terkait persalinan. Hal ini supaya Moms memiliki gambaran terkait persalinan, bisa mengatur ekspektasi, serta bisa menyiapkan diri baik fisik dan mental menghadapi persalinan.

1). Tahapan dan proses persalinan

Bagi ibu yang pertama kali hamil, proses persalinan biasanya berlangsung hingga 12 sampai 18 jam. Sedangkan bagi ibu yang sudah pernah hamil sebelumnya, biasanya persalinan bisa berlangsung 8-12 jam. Tapi setiap ibu bisa berbeda-beda ya, Moms.

Persalinan yang akan Moms jalani mungkin bisa berbeda dengan persalinan saudara-saudara atau teman-teman Moms, karena ini bergantung kepada kondisi Moms dan juga Si Kecil, ya. Jadi usahakan yang membandingkan atau menilai ini sebagai acuan ya.

Moms juga perlu mengetahui tahapan-tahapan persalinan. Persalinan terdiri dari 3 tahapan yaitu:

Tahapan pertama: pembukaan

Tahapan pertama persalinan disebut juga dengan pembukaan karena leher rahim (serviks) mulai terbuka atau berdilatasi. Pada tahapan ini, perut Moms berkontraksi menandakan bahwa persalinan akan dimulai dalam waktu dekat.

Kontraksi juga disertai dengan keluarnya lendir atau darah dari jalan lahir. Kondisi tersebut biasanya berlangsung antara 7-13 jam sebelum melahirkan dengan ukuran jalan lahir yang melebar secara bertahap dari 3cm hingga 10cm.

Tahap kedua: melahirkan janin

Ini merupakan tahapan utama dari persalinan. Pada tahapan ini kontraksi semakin sering dan pergerakan bayi mendekati jalan lahir. Pada tahap krusial inilah Moms akan dipandu untuk mengejan oleh bidan atau tenaga medis lain yang membantu proses persalinan. Normalnya, persalinan bayi akan berlangsung antara 1-2 jam.

Tahap ketiga: mengeluarkan plasenta

Setelah Si Kecil dilahirkan, tahapan selanjutnya yaitu mengeluarkan plasenta atau organ yang menghubungkan Moms dengan Si Kecil selama hamil. Proses ini berlangsung sekitar 6-15 menit setelah Si Kecil lahir, dan tidak boleh lebih dari 30 menit.

Tahap keempat: pemulihan pascapersalinan

Pada tahap terakhir, Moms akan menjalani observasi selama 2 jam setelah kelahiran berlangsung. Pada tahap ini, perlu dilakukan monitoring ketat terhadap tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, dan laju napas), kontraksi uterus, maupu banyaknya perdarahan yang keluar untuk mengantisipasi komplikasi yang mungkin terjadi setelah persalinan.

2). Metode persalinan yang dipilih

Beberapa Moms mungkin lebih memilih atau dianjurkan untuk melakukan metode caesar dibandingkan melahirkan normal. Baik melahirkan normal atau melahirkan caesar, pastikan Moms benar-benar mengetahui informasi, durasi dan proses persalinan, serta risiko dari setiap metode yang dipilih ya, Moms.

Moms juga dapat berkonsultasi dengan dokter apakah kondisi kehamilan Moms memungkinkan untuk menjalani metode persalinan tertentu. Misalnya kalau Moms menginginkan persalinan normal, hal penting yang perlu dipelajari adalah teknik pernapasan dan latihan untuk melancarkan persalinan. Namun, jika kondisi kehamilan Moms tidak mendukung persalinan normal, Moms bisa mulai mempelajari terkait metode persalinan caesar.

3). Membuat Rencana Persalinan (Birth Plan)

Rencana persalinan atau birth plan juga dapat dilakukan untuk menyiapkan persalinan nanti. Pada dasarnya birth plan merupakan daftar apa saja dan kondisi yang Moms inginkan saat persalinan nanti.

Birth plan ini biasanya bisa berupa daftar tertulis yang bisa Moms diskusikan dengan dokter maupun keluarga. Birth plan ini dapat membantu dokter dan tenaga kesehatan lainnya tahu ekspektasi Moms saat persalinan nanti. Beberapa daftar yang termasuk di dalam birth plan yaitu:

  • Dimana Moms ingin melahirkan?
  • Bagaimana kondisi ideal yang Moms inginkan saat melahirkan?
  • Saat persalinan nanti, Moms ingin didampingi oleh siapa? Ibu, suami, atau doula?
  • Apakah ada preferensi posisi melahirkan tertentu?
  • Apakah Moms memiliki preferensi perawatan pasca persalinan tertentu? (misal: ingin anak disunat setelah melahirkan dsb.)

Meski begitu birth plan ini tidak wajib untuk dibuat ya, Moms. Ini hanya sebagai panduan bagi Moms untuk menyiapkan persalinan nanti.

4). Tempat melahirkan

Moms juga perlu mengetahui dimana tempat Moms akan melahirkan nantinya. Hal ini karena setiap tempat melahirkan mungkin memiliki prosedur dan ketentuannya masing-masing.

Saat memilih tempat melahirkan, Moms dapat mempertimbangkan beberapa hal seperti:

  • Kenyamanan dan kecocokan dengan preferensi
  • Fasilitas yang dibutuhkan
  • Biaya
  • Jarak dari rumah dan waktu tempuh menuju rumah sakit

Hal ini dilakukan agar Moms dapat membuat estimasi biaya dan waktu untuk persalinan. Pastikan Moms menghafal dan survei terlebih dahulu ke rumah sakitnya agar tahu perkiraan waktu sampai ke rumah sakit ya.

5). Mengatur Cuti Melahirkan

Kalau Moms saat ini masih bekerja, jangan lupa untuk mengatur cuti hamil ya. Di Indonesia, aturan cuti melahirkan diberikan kepada ibu hamil selama 3 bulan. Tapi tidak ada aturan baku kapan bisa mengambilnya. Beberapa perusahaan mengatur pemberian cuti melahirkan 1,5 bulan sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL) dan 1,5 bulan sesudahnya. Ada pula yang hanya memberikan 3 bulan setelah melahirkan. Coba tanyakan terkait aturan ini kepada perusahaan Moms ya.

Mengatur cuti melahirkan penting supaya Moms dapat mempersiapkan kelancaran persalinan dan merawat Si Kecil setelah kelahiran. Sebelum mengambil cuti, informasikan rencana persalinan dulu ke pihak perusahaan sesuai dengan aturan. Moms juga perlu menginformasikan tanggung jawab pekerjaan yang perlu dialihkan ke rekan kerja selama cuti.

Selain informasi, Moms juga mungkin kebingungan ya apa saja perlengkapan yang perlu disiapkan untuk menjelang persalinan nanti. Moms bisa menyiapkan tas persiapan persalinan yang terdiri dari:

a. Tas persiapan persalinan untuk Moms

Berisi segala barang bawaan untuk keperluan Moms seperti dokumen-dokumen penting, pakaian, perlengkapan mandi, dan keperluan menyusui.

b. Tas persiapan persalinan untuk Si Kecil

Keperluan yang diperlukan Si Kecil seperti pakaian, kain bedong, perlengkan perawatan bayi,  botol susu, dan lain-lain.

c. Tas persiapan Dads

Selama menemani Moms di rumah sakit, Dads juga perlu membawa barang bawaan seperti pakaian ganti, gadget, dan perlengkapan mandi.

Kalau Moms perlu detail barang bawaan apa saja yang sebaiknya disiapkan, Moms bisa menggunakan fitur To-Do List di Kita App. Di sana Moms bisa menambah daftar, mengubah, sampai memasang pengingat lho, Moms. Ini bisa membantu Moms supaya bisa mengecek agar tidak ada barang bawaan yang terlewat dan kewalahan sendiri menentukan harus menyiapkan apa.

Semoga artikel ini membantu Moms untuk menyiapkan persalinan nanti ya. Tetap jaga kesehatan Moms!

Sumber:

Stark, A.M. & Jones, M. (2006). Advanced Preparation and Positive Labor Support Create an Optimal Experience for Normal Birth. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1595285/

Department of Health and Aged Care Australian Government. (2021). Making Birthplan. Retrieved from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/making-a-birth-plan#:~:text=A%20birth%20plan%20is%20a,format%20to%20suit%20every%20woman.

National Health Services UK. (2020). The stages of labour and birth. Retrieved from https://www.nhs.uk/pregnancy/labour-and-birth/what-happens/the-stages-of-labour-and-birth/