Sering buang air kecil saat hamil, wajar tidak ya?
Bolak balik ke kamar mandi mungkin jadi hal yang merepotkan ya Moms, apalagi kalau Moms sedang di luar rumah. Mungkin Moms menyadari selama hamil jadi lebih sering buang air kecil. Sering buang air kecil merupakan gejala yang paling sering dialami oleh ibu hamil dan biasanya dimulai di trimester pertama, sekitar minggu ke-empat.
Penyebab Sering Buang Air Kecil
Peningkatan hormon hCG selama hamil membuat tekanan darah Moms meningkat ke area pelvis. Hormon hCG juga meningkatkan aliran darah ke ginjal sehingga ginjal bekerja lebih cepat ketika kehamilan. Oleh karena itu, tubuh Moms jadi membuang urin (termasuk urin Si Kecil) dengan lebih cepat.
Rahim Moms yang terus membesar juga membuat Moms jadi sering buang air kecil. Hal ini karena rahim menekan kandung kemih, sehingga tempat penyimpanan urin menjadi semakin sempit. Di akhir trimester ketiga mendekati persalinan, kepala janin turun ke panggul dan menekan kandung kemih, yang mana akan membuat Moms lebih sering buang air kecil daripada sebelumnya.
Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil
Karena sering buang air kecil selama hamil adalah kondisi yang normal, tidak ada cara untuk benar-benar untuk menghilangkan kondisi ini. Meski begitu, agar buang air kecil ini tidak mengganggu aktivitas, Moms bisa melakukan cara-cara berikut nih.
1). Kosongkan kandung kemih saat pipis
Coba pipis sepenuhnya hingga mengosongkan kandung kemih Moms. Coba condongkan tubuh ke depan saat buang air kecil supaya Moms bisa mengosongkan kandung kemih secara maksimal.
2). Jangan mengurangi minum
Meskipun Moms sering buang air kecil, jangan sampai mengurangi minum supaya tidak sering pipis ya. Tubuh Moms memerlukan cairan yang cukup selama hamil. Selain itu, dehidrasi juga bisa memicu infeksi saluran kemih (ISK), lho.
3). Hindari minuman berkafein
Minuman berkafein memiliki sifat diuretik sehingga membuat Moms jadi lebih sering buang air kecil. Kurangi minuman berkafein seperti kopi dan teh supaya Moms jadi tidak makin sering buang air kecil, ya.
4). Lakukan senam kegel
Senam kegel adalah gerakan yang berperan melatih otot-otot dasar panggul. Otot yang terlatih bisa membantu Mama memiliki kontrol kencing yang lebih baik.
Jika Moms selalu ingin buang air kecil (bahkan saat setelah baru saja buang air kecil), dan kondisi ini semakin memburuk, Moms bisa mengkonsultasikan ini ke dokter. Hal ini dilakukan untuk mengecek apakah Moms mengalami infeksi saluran kemih (ISK).
Referensi
What to Expect (2022). Frequent Urination During Pregnancy. Retrieved from https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/frequent-urination
Halodoc (2018). Wajib Tahu! Ini Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Saat Hamil. Retrieved from https://www.halodoc.com/artikel/wajib-tahu-ini-cara-mengatasi-sering-buang-air-kecil-saat-hamil Murray, D. Verywell Family (2021). Frequent Urination in Pregnancy. Retrieved from https://www.verywellfamily.com/frequent-urination-in-pregnancy-4177475